Seorang Auslander menoleh menatap jendela kaca Mendung menghias langit dengan sempurna angin bertiup kencang dengan riangnya pohon kepayahan ranting berdaun kecil terombang ambing dihantam angin Menyambut awal musim semi, seolah menari semua cabang dan ranting hampir bergerak menuruti mau sang angin. Dari jendela kaca mata ku enggan beranjak melihat pertunjukan alam yang menakjubkan Bulan ke delapam di Negeri asing, menjadi orang asing di tanah asing Sendiri mengeja, tertatih dengan budaya beda mengumpulkan kepercayaan diri mengumpulkan hangat dari rasa sepi yang enggan untuk pergi Delapan bulan berkenalan dengan alam yang angkuh untuk kulitku, atau kulitku yang angkuh berkenalan dengan mereka entahlah, semua serba belum terbiasa Angin barat meniupkan hawa dingin selalu kadang sulit ditebak, salju beterbangan seperti memasuki kebun kapas yang luas. Seperti sedang berada di sebuah padang dengan berjuta dandelion,...
"Yang ditulis akan diingat, Selamat membaca ^___^